Tanah Laut – Pembangunan dua jembatan beton yang dikerjakan Kodim 1009/Tanah Laut di Desa Pulau Sari dan Desa Telaga terus menunjukkan progres menggembirakan. Memasuki tahapan krusial, pemasangan pondasi Jembatan Beton di Desa Pulau Sari resmi dimulai, sementara material utama berupa besi Wide Flange (WF) telah berhasil didatangkan ke lokasi pembangunan Jembatan Beton Desa Telaga, Minggu (19/07/2026).
Di Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, personel Kodim 1009/Tanah Laut bersama masyarakat bergerak cepat menyiapkan dan memasang pondasi sebagai penopang utama konstruksi jembatan. Pekerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian karena pondasi menjadi elemen vital yang menentukan kekuatan dan umur konstruksi jembatan.
Pada saat yang sama, suasana di Desa Telaga juga tampak sibuk. Batang-batang besi WF yang akan menjadi rangka utama jembatan mulai berdatangan ke lokasi. Material tersebut segera ditata dan dipersiapkan untuk memasuki tahap perakitan serta pemasangan, menandai percepatan pembangunan setelah tahapan persiapan selesai dilaksanakan.
Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., menegaskan bahwa seluruh pekerjaan terus dikebut dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan semangat gotong royong.
“Pembangunan ini bukan sekadar membangun jembatan, tetapi membangun akses, harapan, dan masa depan masyarakat. Setiap tahapan kami laksanakan secara terukur agar hasilnya benar-benar kokoh, aman, dan bermanfaat dalam jangka panjang,” tutur Dandim.
Kolaborasi antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan. Kebersamaan yang terjalin di lapangan mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga seluruh proses dapat berjalan lebih efektif. (Pendim 1009/Tla)