Tanah Laut – Komitmen mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus ditunjukkan jajaran Babinsa Kodim 1009/Tanah Laut. Memasuki musim kemarau, patroli wilayah dan sosialisasi secara humanis semakin digencarkan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kebakaran yang dapat merugikan masyarakat maupun merusak lingkungan, Minggu (26/07/2026).
Patroli dilaksanakan secara rutin di kawasan yang dinilai rawan terjadi karhutla, seperti lahan perkebunan, semak belukar, dan area hutan. Dalam setiap kegiatan, Babinsa tidak hanya melakukan pemantauan kondisi wilayah, tetapi juga aktif berdialog dengan masyarakat untuk mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar.
Pendekatan yang dilakukan mengedepankan komunikasi yang santun, edukatif, dan persuasif sehingga pesan-pesan pencegahan dapat diterima dengan baik oleh warga. Babinsa juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api sekecil apa pun sehingga dapat segera ditangani sebelum meluas.
Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menekan angka kejadian karhutla. Untuk itu, seluruh Babinsa diinstruksikan agar terus meningkatkan patroli sekaligus memperkuat komunikasi sosial dengan seluruh komponen masyarakat.
“Babinsa adalah ujung tombak TNI AD di wilayah. Kehadirannya di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun kesadaran bersama bahwa mencegah karhutla jauh lebih baik daripada melakukan penanggulangan setelah kebakaran terjadi,” ujarnya.
Melalui patroli yang berkesinambungan dan sosialisasi yang humanis, Kodim 1009/Tanah Laut berharap terbangun sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh masyarakat dalam menjaga Kabupaten Tanah Laut tetap aman, hijau, dan bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. (Pendim 1009/Tla)