Mengenal Lebih Dekat Kepala Desa Kemantren Ahmad Zaidi, S.Pd.: Kiprah dan Gaya Kepemimpinan dalam Menakhodai Desa Kemantren

oleh
banner 468x60

 

Mojokerto.Kepala Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto
Ahmad Zaidi, S.Pd.merupakan Kepala Desa Kemantren yang mulai menjabat sejak Desember 2019 untuk masa jabatan 2019–2027. Selain memimpin Pemerintah Desa Kemantren, beliau juga dipercaya sebagai Ketua Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kecamatan Gedeg. Kepemimpinannya dikenal memadukan nilai-nilai kepesantrenan, tata kelola pemerintahan yang profesional, serta semangat

banner 336x280

 

gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa.
Lahir pada 13 Mei 1978, Ahmad Zaidi menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jepara, kemudian memperdalam ilmu agama di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri serta Program Takhassus Al-Qur’an Pondok Huffadh Yanbu’ul ‘Ulum Blitar. Pendidikan tinggi ditempuh di STAIN Kediri dan disempurnakan dengan meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Program Studi Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Majapahit Mojokerto.

 

Dalam menjalankan pemerintahan desa, beliau mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, pelayanan prima, digitalisasi administrasi desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penguatan kehidupan sosial-keagamaan. Di bawah kepemimpinannya, Desa Kemantren aktif membangun sinergi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, kepolisian, lembaga keagamaan, dan berbagai elemen masyarakat.

 

Keluarga sebagai Pendorong Dedikasi
Di balik pengabdian Ahmad Zaidi, S.Pd. dalam memimpin Desa Kemantren, terdapat keluarga yang senantiasa menjadi sumber kekuatan, inspirasi, dan motivasi. Bagi beliau, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, amanah, tanggung jawab, dan semangat melayani masyarakat.

 

Beliau didampingi oleh sang istri, Dzakiroh, S.H.I., M.Pd., yang turut mengabdikan diri kepada masyarakat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Desa Kemantren. Sinergi keduanya tidak hanya terjalin dalam membangun keharmonisan rumah tangga, tetapi juga dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas keluarga, kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan warga desa.
Dari pernikahan tersebut, Ahmad Zaidi dan Dzakiroh dikaruniai dua orang putra-putri, yaitu Muhammad Aiman Alfatih dan Asyfa Neyla Assaadah.

 

Kehadiran kedua buah hati menjadi amanah sekaligus penyemangat bagi beliau dalam mengemban tugas sebagai pelayan masyarakat. Dukungan keluarga menjadi pilar utama yang memperkuat dedikasi beliau dalam memajukan Desa Kemantren menuju desa yang maju, mandiri, religius, dan sejahtera.

Prestasi dan Capaian
Di bawah kepemimpinan Ahmad Zaidi, Desa Kemantren berhasil meraih berbagai prestasi, antara lain:
Penghargaan Percepatan Penyaluran BLT Dana Desa dari Kementerian Desa (2020).
Juara 1 Bina Keluarga Balita (BKB) Kabupaten Mojokerto (2020).
Juara 1 Taman Posyandu Kabupaten Mojokerto (2021).
Juara Pembinaan Desa dan berbagai prestasi bidang kesehatan masyarakat.
Predikat Desa Mandiri.
Masuk 40 Desa Terbaik Nasional dalam Program Desa BRILiaN.
Juara 2 Lomba BUMDes tingkat Provinsi Jawa Timur (2025).

Peserta Terbaik Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Desa tingkat Provinsi Jawa Timur (2025).
Peserta Terbaik Pra Paralegal Justice Award Provinsi Jawa Timur (2025).

Juara 2 Lomba Desa Berseri Kabupaten Mojokerto (2026).
Gaya Kepemimpinan
Ahmad Zaidi dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan pendekatan partisipatif.

 

Menurutnya, keberhasilan desa bukanlah hasil kerja seorang kepala desa semata, melainkan buah kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, RT/RW, kader PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh warga. Prinsip inilah yang mendorong percepatan pembangunan di Desa Kemantren.

Beliau juga aktif mendorong:
Digitalisasi pelayanan publik melalui website desa.
Penguatan ketahanan pangan dan koperasi desa.

 

Penanganan stunting berbasis kolaborasi.
Pengembangan BUMDes dan UMKM.
Pelestarian nilai-nilai religius dan budaya gotong royong.

 

Dengan latar belakang pendidikan agama, pengalaman kepemimpinan, dukungan keluarga yang harmonis, serta komitmen yang kuat terhadap pelayanan publik, Ahmad Zaidi, S.Pd. terus mengabdikan diri untuk mewujudkan Desa Kemantren sebagai desa yang maju, mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Bagi beliau, kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, keteladanan, dan semangat gotong royong demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.

 

Biografi ini layak digunakan sebagai profil resmi untuk buku tokoh, media massa, maupun sebagai dokumen pendukung dalam usulan penghargaan kepala desa di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.

 

Untuk buku biografi resmi, saya juga menyarankan menambahkan satu bab lagi berjudul “Perjalanan Pengabdian dan Rekam Jejak Kepemimpinan (2019–2027)” yang memuat kronologi program unggulan, inovasi, dan capaian setiap tahun. Dengan tambahan tersebut, biografi akan lebih komprehensif dan setara dengan buku profil tokoh yang diterbitkan secara profesional.

Jekyridwan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.