Mojokerto.23/3/2026 Kepala Desa Jetis, Sigit, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, menyampaikan keluhan terkait belum meratanya pembagian program MBG (Makanan Bergizi Gratis) di wilayahnya. Hingga saat ini, seluruh Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Jetis disebut belum menerima bantuan tersebut.
Dalam keterangannya, Sigit mengungkapkan bahwa sekitar 10 sekolah dasar di wilayah Desa Jetis belum pernah mendapatkan distribusi MBG sejak program tersebut berjalan. Hal ini menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran, mengingat program MBG seharusnya menyasar seluruh siswa secara merata.
“Kami merasa heran, selama ini belum ada pembagian MBG di seluruh SDN di Desa Jetis. Padahal jumlah sekolah kurang lebih ada 10, namun belum pernah sekalipun menerima bantuan tersebut,” ungkap Sigit.
Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada respon maupun kejelasan dari pihak penyelenggara program MBG terkait keterlambatan atau belum tersalurkannya bantuan tersebut di wilayahnya.
Menurutnya, program MBG sangat penting untuk mendukung asupan gizi anak-anak sekolah, sehingga diharapkan tidak ada wilayah yang terlewat dalam pendistribusiannya. Sigit berharap pihak terkait segera memberikan perhatian dan kejelasan agar program tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh siswa di Desa Jetis.
“Kami berharap ada tindak lanjut dari pihak terkait agar anak-anak di Desa Jetis juga
merasakan manfaat program MBG seperti daerah lain,” tambahnya.
Masyarakat dan pihak sekolah pun kini menunggu kepastian dari instansi terkait agar distribusi MBG dapat segera direalisasikan secara merata dan tepat sasaran.
Redaksi jekyridwan