Tanah Laut – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., bersama Bupati Tanah Laut Bpk. H. Rahmat Trianto menghadiri kegiatan Panen Padi Serentak Se-Kabupaten Tanah Laut yang dipusatkan di Lahan milik Kelompok Tani Sinar Harapan, Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Senin (13/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, TNI, instansi terkait dan para petani dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut.
Panen padi serentak tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah terkait, penyuluh pertanian, kelompok tani, brigade pangan, serta masyarakat setempat.
Dengan menggunakan alat panen modern Combine harvester yang merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian secara simbolis memanen padi di hamparan sawah yang menguning. Para pejabat pun turut merasakan langsung hasil kerja keras para petani yang selama ini mendapat pendampingan dari berbagai pihak.
Kehadiran Dandim 1009/Tanah Laut merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui para Babinsa yang setiap hari mendampingi petani, Kodim 1009/Tanah Laut terus berupaya membantu mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen agar hasil produksi pertanian terus meningkat.
Bupati Tanah Laut sendiri menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani, brigade pangan yang telah bekerja keras menjaga produktivitas pertanian, serta kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1009/Tanah Laut, yang secara konsisten memberikan pendampingan kepada kelompok tani di berbagai wilayah.
Kegiatan panen padi serentak ini diharapkan mampu memotivasi para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan swasembada pangan serta menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan Desa Maluka Baulin, Mulyadi, mengatakan lahan seluas 28 hektare yang dikelolanya kelompoknya kini memasuki masa tanam kedua atau IP 2. Pada masa tanam pertama yang dimulai Maret lalu, lahan tersebut telah berhasil dipanen saat ini. (Pendim 1009/Tla)