Mojokerto –6/6/2026 Pemerintah Kabupaten Mojokerto memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Peduli Sampah Nasional dengan menggelar kegiatan bertajuk “Aksi Nyata Untuk Alam Semesta” yang dipusatkan di Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto, Dr. H.
Muhammad Albarra, Lc., M.Hum., bersama Wakil Bupati Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Octavian, serta berbagai unsur Forkopimda, perangkat daerah, organisasi lingkungan hidup, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mojokerto menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Desa Berseri tingkat Kabupaten Mojokerto sebagai bentuk apresiasi atas komitmen desa dalam menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Adapun para pemenang yang berhasil meraih prestasi adalah:
Juara I diraih oleh Bapak Sadi dari Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong.
Juara II diraih oleh Bapak Zaidi, S.Pd. dari Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg.
Juara III diraih oleh perwakilan Desa Mlaten, Kecamatan Puri.
Bupati Mojokerto menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Peduli Sampah Nasional bukan hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup demi masa depan generasi mendatang.
“Melalui aksi untuk alam semesta, kita berharap seluruh elemen masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, pengurangan sampah, serta pelestarian sumber daya alam yang berkelanjutan,” ungkap Bupati.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Tim Srikandi (Serikat Konservasi Lingkungan Hidup Indonesia) yang dipimpin oleh Sumartik, para camat se-Kabupaten Mojokerto, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Dawarblandong, Ketua TP PKK tingkat kabupaten dan kecamatan, organisasi masyarakat peduli lingkungan, pelaku industri dan CSR, pengelola Bank Sampah dan TPS3R, Saka Kalpataru, serta berbagai komunitas lingkungan hidup.
Turut hadir pula unsur Forkopimda yang terdiri dari Polres, Polresta, Kejaksaan Negeri, DPRD, dan Kodim, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto,
Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, para Asisten Sekretariat Daerah, kepala OPD terkait, perwakilan dunia usaha, serta 18 desa di wilayah Kecamatan Dawarblandong.
Dengan jumlah peserta mencapai sekitar 200 orang, kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi lingkungan, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Peduli Sampah Nasional tahun ini diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat serta memperkuat budaya peduli lingkungan di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto.
Berita ini dapat diberi(jekyridwan)