Tanah Laut – Rangkaian kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LVI Sesko TNI berlanjut ke Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (06/09/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pasis Sesko TNI tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membuka ruang diskusi interaktif bersama masyarakat terkait pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya Karhutla, khususnya memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Dalam suasana yang berlangsung komunikatif, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pengalaman, kondisi serta kendala yang dihadapi di lingkungan masing-masing dalam mencegah maupun menangani potensi Karhutla.
Diskusi dua arah tersebut juga menjadi sarana bagi Pasis Sesko TNI untuk menggali informasi secara langsung dari masyarakat, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Kolonel Tek Tunjung Prastowo yang mewakili Pasis Sesko TNI menekankan bahwa pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin.
“Peran masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Dengan kepedulian dan kewaspadaan bersama, potensi kebakaran dapat diminimalisir sebelum berkembang menjadi lebih luas,” ungkapnya.
Selain memberikan pemahaman tentang bahaya Karhutla, kegiatan diskusi juga menjadi momentum mempererat komunikasi antara Pasis Sesko TNI dengan masyarakat Desa Tajau Pecah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya Karhutla.
Kegiatan penyuluhan dan diskusi interaktif ini sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antara aparat dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari ancaman Karhutla. (Pendim 1009/Tla)