BALAS BUDI: Jangan Lupa Payung Saat Hujan Telah Reda

oleh
oleh
banner 468x60

 

 

banner 336x280

Mojokerto.21.4.2026 Pesan kehidupan kembali disuarakan oleh jurnalis Mojokerto, Jeky Ridwan, melalui ungkapan sederhana namun sarat makna tentang pentingnya balas budi dalam kehidupan sosial.

 

“Dikala hujan sudah reda, jangan melupakan payung yang telah memberimu perlindungan,” ungkapnya, menggambarkan filosofi mendalam tentang sikap manusia yang kerap lupa pada jasa orang lain setelah kesulitan berlalu.

 

Menurut Jeky Ridwan, dalam perjalanan hidup, setiap individu pasti pernah berada dalam masa sulit. Di saat itulah, bantuan, dukungan, bahkan sekadar kehadiran orang lain menjadi “payung” yang melindungi dari derasnya persoalan hidup. Namun, tidak sedikit yang justru melupakan peran penting tersebut ketika keadaan sudah membaik.

 

Ia menegaskan bahwa sikap balas budi bukan hanya soal materi, melainkan tentang menghargai, mengingat, dan menjaga hubungan baik dengan orang-orang yang pernah membantu. Nilai ini dinilai penting untuk membangun karakter pribadi yang berintegritas serta memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

 

“sampai kita hanya ingat saat membutuhkan, tapi lupa saat sudah berada di atas. Kehidupan itu berputar, dan apa yang kita tanam hari ini akan kita tuai di kemudian hari,” tambahnya.

 

Pesan ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap rendah hati dan tidak melupakan jasa orang lain. Sebab, dalam kehidupan yang penuh dinamika, nilai kemanusiaan seperti rasa terima kasih dan balas budi adalah fondasi utama dalam menjaga keharmonisan dan kebersamaan.

Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.