SURABAYA – Tantangan penegakan hukum di era modern semakin kompleks. Pelaku kejahatan kini tidak lagi beraksi dalam satu wilayah, melainkan membangun jaringan yang melintasi kabupaten hingga provinsi. Kondisi tersebut membuat kerja sama yang kuat antarpersonel reserse menjadi kebutuhan utama dalam menjaga keamanan masyarakat.
Hal itu disampaikan Aipda Sigit Dwi Susanto atau yang akrab disapa Hellboy, saat menegaskan pentingnya membangun soliditas di lingkungan reserse kriminal, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan mengungkap sebuah perkara bukan semata ditentukan oleh kemampuan individu penyidik. Yang jauh lebih penting adalah adanya komunikasi yang terbuka, koordinasi yang cepat, serta rasa saling percaya di antara setiap personel yang terlibat dalam penanganan kasus.
“Di lapangan, kami harus saling menguatkan dan meninggalkan ego sektoral. Kejahatan tidak mengenal batas wilayah, sehingga upaya penindakannya pun harus dilakukan bersama-sama dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan semangat kebersamaan,” ujar Aipda Sigit.
Berbekal pengalaman saat bertugas sebagai Panit Opsnal Jatanras Polda Jawa Timur, ia memahami bahwa kolaborasi yang baik mampu mempercepat proses pengungkapan perkara. Mulai dari bertukar informasi, melakukan penyelidikan, memburu pelaku, hingga mengumpulkan alat bukti akan berjalan lebih efektif apabila seluruh satuan bergerak dalam satu irama.
Karena itu, ia mendorong agar hubungan kerja antara Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dan seluruh Satreskrim Polres di Jawa Timur terus diperkuat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menangani berbagai perkara yang melibatkan jaringan lintas daerah.
Aipda Sigit juga menaruh perhatian pada pentingnya koordinasi antara Polres Jember dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur. Ia meyakini komunikasi yang intensif akan mempermudah pengungkapan kasus-kasus yang memiliki keterkaitan dengan wilayah lain, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara menyeluruh dan sesuai ketentuan hukum.
Di akhir penyampaiannya, Aipda Sigit mengajak seluruh personel opsnal reserse untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga integritas, serta memperkuat budaya kerja yang saling mendukung. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan tumbuh ketika aparat penegak hukum mampu bekerja secara kompak, profesional, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Tujuan kami sederhana, yaitu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ketika seluruh personel bergerak dalam satu visi dan saling mendukung tanpa sekat, penanganan kejahatan akan menjadi lebih efektif. Sinergi adalah kekuatan utama untuk menjaga Jawa Timur tetap aman, tertib, dan kondusif,” tutup Aipda Sigit.