Warga Desa Gembongan Keluhkan Perilaku Siswa SMPN 1 Gedeg, Kepala Sekolah Dinilai Belum Responsif

0
IMG-20260109-WA0128(1)

 

Mojokerto.9/1/2026 Masyarakat Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, mengeluhkan adanya pembiaran terhadap perilaku sejumlah siswa-siswi SMP Negeri 1 Gedeg yang dinilai meresahkan lingkungan warga. Keluhan tersebut mencuat akibat seringnya siswa menitipkan sepeda motor di rumah-rumah warga tanpa izin, serta kebiasaan berkendara dengan kecepatan tinggi di jalan kampung.
Menurut keterangan warga, aktivitas penitipan sepeda motor secara sembarangan telah mengganggu kenyamanan masyarakat. Selain itu, laju kendaraan yang kencang di area permukiman dinilai membahayakan keselamatan, terutama anak-anak dan warga lanjut usia.

BACA JUGA  Pj. Wali Kota Mojokerto Serahkan Penghargaan Pada Peringatan Harkitnas 2024

“Motor dititipkan di rumah warga tanpa izin, lalu saat berangkat atau pulang sekolah mereka sering ngebut. Ini jelas meresahkan,” ungkap salah satu warga setempat.

Keresahan warga semakin memuncak setelah dilaporkan sempat terjadi insiden tabrakan yang diduga melibatkan siswa SMPN 1 Gedeg. Peristiwa tersebut membuat emosi masyarakat sempat memanas karena khawatir akan terulang kejadian serupa.

Saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah SMPN 1 Gedeg belum memberikan tanggapan atau respons resmi.
Sementara itu, Kepala Desa Gembongan,

BACA JUGA  Polres HST Turut Aktif, dalam Program TMMD ke-124

Waras, membenarkan adanya keluhan masyarakat terkait perilaku siswa tersebut. Ia mengaku telah didatangi sejumlah warga yang meminta agar pihak sekolah segera mengambil langkah tegas dan menegakkan tata tertib bagi siswa di lingkungan desa.

“Kami selaku pemerintah desa sudah menerima keluhan masyarakat. Warga berharap ada penegakan tata tertib dari pihak sekolah, khususnya terkait parkir dan etika berkendara di kampung,” tegas Waras.
Ia menambahkan bahwa pihak desa berharap Kepala Sekolah SMPN 1 Gedeg dapat segera berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, guna mencari solusi bersama agar aktivitas belajar mengajar tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban dan keselamatan lingkungan sekitar.

BACA JUGA  Keluarga Besar RT03/RW04 Dan Musholla Husnul Khotimah Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H

Masyarakat Desa Gembongan berharap adanya perhatian serius dari pihak sekolah, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang dan hubungan antara warga dengan institusi pendidikan tetap terjaga dengan baik.

(Tim)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *