Tambang Tembelok – Keranggan merupakan Harapan Baru masyarakat Tembelok demi kesejahteraan perekonomian yang lebih baik
1 min read

Tambang Tembelok – Keranggan merupakan Harapan Baru masyarakat Tembelok demi kesejahteraan perekonomian yang lebih baik

 

Target-24jam.com Bangka Barat – Tambang di perairan Keranggan – Tembelok adalah harapan membuka keran perekonimian bagi masyarakat sekitar khususnya, dan Bangka Barat secara umum. Mengapa tidak, sejak aktivitas penambangan dilakukan baru beberapa waktu sudah terlihat geliat perekonomian dirasakan, ditengah keterpurukan ekonomi Bangka Belitung selama ini.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka Barat, Fadli atau akrab disapa Ali, mengungkapkan sekitar 80 persen warga Tembelok – Keranggan hidup dari hasil laut sebagai nelayan. Hanya saja, saat ini hasil melaut sangat jauh berkurang. Kadang antara hasil dengan biaya yang dikeluarkan tidak sebanding.

BACA JUGA  Polri Resmikan Groundbreaking SPPG di Madiun, Dukung Program Makan Bergizi untuk Ribuan Siswa

“Dengan dibukanya TI Apung ini nelayan dan warga sini sangat terbantu. Semuanya kompak, di sinilah nelayan dan masyarakat menyatu,” ungkap Ali.

Menurut Ali, meskipun TI apung itu bekerja secara ilegal, namun wilayah yang ditambang bukan kawasan terlarang, bukan IUP perusahaan manapun dan juga bukan objek vital nasional.

BACA JUGA  Tali Asih (Mabarkka ) rutin dilakukan oleh AKBP Awaludin Amin.S.I.K (Kapolres Maros melalui, Iptu OS Fredi Tioky (Kasat Binmas menyerahkan Bantuan Tunai pada warga Yang Kurang Mampu Miskin

“Penambangan timah di perairan Tembelok – Keranggan itu kan hanya persoalan regulasi saja, tidak ada pihak manapun yang dirugikan,” ungkapnya.

Ari sebagai salah satu dari penjaga parkiran di daerah Tembelok – Keranggan mengatakan dengan adanya aktivitas pertambangan ini menghasilkan pendapatan lebih untuk mereka dan keluarga.

“Kelompok kami (yang mengelola parkir) bisa memperoleh 100 – 200 ribu rupiah setiap hari, ini sangat kami butuhkan”, ujarnya.

BACA JUGA  Perkembangan Kasus Aksi Anarkis di Kota Kediri, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Baru Asal Klaten dan Jakarta

Ia juga mengatakan secara umum masyarakat Tembelok – Keranggan mendukung aktivitas tambang, dan menyayangkan adanya pemberitaan miring terkait aktivitas Tembelok – Keranggan, sehingga membuat terkesan tidak kondusif.

“Padahal kami sebagai masyarakat sekitar bersyukur dengan adanya aktivitas tambang ini, lalu mengapa ada kelompok dari luar justru membuat pemberitaan seolah-olah ingin membuat suasana tidak kondusif?”, pungkasnya.(hrlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *