Sedèrmo Wayang: Di Balik Langkah Manusia, Ada Titah Gusti

0
Oplus_131072

Oplus_131072

 

Wonogiri, 8 Agustus 2025 – Dalam gemuruh dunia yang tak pernah hening, di tengah derasnya arus ambisi dan kejaran prestasi, ada satu sosok yang memilih diam, tunduk, dan berjalan perlahan sesuai arah yang diyakini datang dari Langit.

BACA JUGA  Kapolres Bangka Barat Menghadiri Kirab Obor Porprov. Kep. Babel ke VI diwilayah Kec. Tempilang

Sederhana di lereng Pegunungan Seribu, yang menjadi inspirasi banyak warga desanya karena satu kalimat yang selalu ia ucapkan dalam tiap perbincangan:
“Kulo namung sedèrmo titah Gusti, ingkang paring lampah. Kulo namung sedèrmo wayang.”
(“Saya hanyalah sebatas titah Tuhan yang diberi jalan. Saya hanyalah sebatas wayang.”)

BACA JUGA  Babinsa Koramil 01/Sambas Hadiri Festival Lomba Seni dan O2SN Tingkat SD di Wilayah Binaan

Baginya, hidup bukan tentang menjadi besar, bukan tentang dikenal dunia, melainkan tentang menjalani peran. Seperti wayang yang hanya akan bergerak jika digerakkan oleh dalang, Sumarwan percaya bahwa manusia hanya menjalani skenario agung Sang Pencipta.

BACA JUGA  Tim Wasev TMMD Regtas ke-126 Kodim 1208/Sambas Berikan Bingkisan kepada Warga di Lokasi Kegiatan

> “Kita seringkali gumun, protes, bahkan sombong. Padahal kita ini hanya sedèrmo wayang. Ana sing nggerakké, ana sing ndalang,” ujarnya sambil menata

Editor: Rid

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *