Ruwah Dusun Sambirejo 2026, Kepala Dusun Hendro Gelar Wayang Kulit dan Resmikan Sumur Bor

0
IMG-20260131-WA0088

 

Mojokerto –31/1/2026 Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai gelaran Ruwah Dusun Sambirejo tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kepala Dusun Hendro, Sabtu (31/1/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Dusun Sambirejo, Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu,

 

Kabupaten Mojokerto ini menjadi momentum pelestarian tradisi sekaligus peresmian sumur bor untuk kebutuhan warga.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas, para kepala dusun, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Puncak acara dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit menghadirkan Ki Dalang Haryo Hardjono, yang membawakan lakon sarat makna dan pesan moral bagi masyarakat. Iringan gamelan “Adi Laras” semakin menambah semarak suasana malam ruwahan yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Jawa menjelang bulan

BACA JUGA  Persiapan Jelang Kapolda Cup, Tim Polresta Palangka Raya Perdalam Teknik Bela Diri Polri

 

Ramadan.
Kepala Dusun Sambirejo, Hendro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ruwah Dusun bukan hanya sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, dan kerukunan warga.
“Melalui Ruwah Dusun ini, kita mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus melestarikan budaya leluhur. Selain itu, peresmian sumur bor ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Hendro.

BACA JUGA  Cegah Abrasi, Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Tanam Mangrove dan Berbagi Bansos

 

Peresmian sumur bor menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari, terutama saat musim kemarau.

BACA JUGA  Pencegahan Banjir, Ini Yang Dilakukan Babinsa Koramil Barabai Bersama Warga Padawangan

 

Kehadiran Bhabinkamtibmas dan seluruh kepala dusun juga menunjukkan sinergi antara pemerintah desa dan unsur keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah. Acara berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan.
Ruwah Dusun Sambirejo 2026 menjadi bukti bahwa tradisi budaya dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan beriringan, menghadirkan harmoni antara nilai-nilai kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat modern.

Editor jekyridwan

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *