Program Jumat Berkah yang secara rutin digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto kini berkembang menjadi kegiatan sosial yang memiliki dampak ekonomi bagi para anggotanya. Tidak sekadar membagikan nasi bungkus kepada masyarakat, program ini memberikan kesempatan bagi anggota yang memiliki usaha kuliner untuk menjadi penyedia konsumsi secara bergiliran.
Kegiatan berbagi nasi bungkus dilakukan di depan Kantor Sekretariat PWI Mojokerto, Jalan Pekayon, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Usai Sholat Jumat, para anggota sudah bersiap membagikan ratusan paket makanan kepada pengguna jalan—mulai dari pengendara motor, pejalan kaki, hingga pekerja yang melintas di sekitar lokasi.
Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham, menjelaskan bahwa skema tersebut dirancang untuk memberikan manfaat ganda. Selain menebarkan kebaikan kepada masyarakat, program ini juga menggerakkan roda ekonomi internal organisasi.
“Setiap Jumat, nasi bungkus yang kami bagikan adalah hasil pesanan dari anggota PWI sendiri yang punya usaha kuliner,” jelasnya, Jumat (14/11/2025).
Wartawan JTV tersebut menegaskan bahwa konsep pemberdayaan ini menjadi bentuk nyata solidaritas antaranggota, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil di lingkungan PWI untuk terus berkembang.
“Pesanan dilakukan secara bergilir sehingga setiap anggota yang memiliki usaha dapat merasakan manfaatnya. Kami ingin program Jumat Berkah tidak sekadar seremonial. Ada perputaran ekonomi kecil di antara kami yang bisa dirasakan langsung. Semangatnya adalah saling menguatkan,” ujarnya.
Amin, yang akrab disapa Amin, juga menyampaikan bahwa respons masyarakat terhadap kegiatan Jumat Berkah selama ini sangat positif. Ia berharap konsep sosial yang berpadu dengan pemberdayaan anggota ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain.
“Kami ingin Jumat Berkah ini menjadi budaya baik yang terus berkelanjutan. Semoga membawa manfaat bagi anggota, bagi masyarakat, dan bagi PWI secara keseluruhan. Kami juga membuka bagi siapa saja yang ingin berdonasi untuk kegiatan Jumat Berkah PWI Mojokerto,” pungkasnya.











