Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / TNI-POLRI / Uncategorized

Senin, 12 Agustus 2024 - 09:34 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Pemalsuan Obat Tikus di Ngawi

Polisi Berhasil Ungkap Pemalsuan Obat Tikus di Ngawi

Polisi Berhasil Ungkap Pemalsuan Obat Tikus di Ngawi

 

 

 

NGAWI – Polres Ngawi Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pemalsuan obat tikus dengan TKP (tempat kejadian perkara) di salah satu toko pertanian Desa Kedungputri Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H dalam rilisnya mengatakan,terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan warga masyarakat.

“Pelapor yang juga karyawan pihak produsen mengecek ke beberapa toko obat pertanian yang ada di Kabupaten Ngawi,” jelas AKBP Dwi Sumrahadi, Sabtu (10/8).

Setelah mendapati obat tikus yang bertutup warna merah dan bukan asli produksi pabriknya, akhirnya melaporkan dugaan pemalsuan tersebut ke Polres Ngawi.

Dengan serangkaian penyelidikan terhadap pemilik toko, sales dan beberapa saksi lainnya, akhirnya Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Ngawi berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.

“Hasil pemeriksaan para saksi, penyidik menetapkan seorang tersangka inisial GAP (29) warga Karanganyar Jawa Tengah,” ungkap AKBP Dwi Sumrahadi.

Saat diperiksa, Pelaku mengaku memesan stiker yang sama persis dengan obat tikus merk Alufos yang asli di sebuah percetakan yang ada di Surakarta.

“Stiker tersebut kemudian ditempelkan pada obat tikus yang sebelumnya ia beli tanpa merk (polosan),”kata AKBP Dwi Sumrahadi.

Atas pengungkapan tersebut, Polisi juga menyita barang bukti antara 1 (satu) botol obat racun tikus merk Alufos dengan tutup botol warna putih (asli) dan
190 (seratus sembilan puluh) botol obat racun tikus merk Alufos dengan tutup botol warna merah (palsu).

Karena perbuatannya, pelaku diterapkan pada pasal 100 ayat (2) UU Nomor 20 tahun 2016 tentang merek dan indikasi geografis
dan atau pasal 123 UU Nomor 22 tahun 2019 tentang system budidaya pertanian berkelanjutan.

“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak 2 Millyar, ” pungkas AKBP Dwi Sumrahadi. (Redaksi)

Pewarta: Ridwan

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Polres Tanjungperak Amankan Tersangka Pengedar Pil LL, Ratusan Butir Okerbaya Disita

BERITA UTAMA

Posyan Polresta Malang Kota Beri Layanan Kepolisian dan Kesehatan, Pemudik Aman dan Berkesan

BERITA UTAMA

Pelatihan dan Penguatan Kader Kesehatan Tahap Pertama di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sungailiat

BERITA UTAMA

Kegaduhan di Tubuh Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Diduga Imbas dari Ludfi Ariyono Terbitkan Surat Edaran

BERITA UTAMA

Pimpinan Redaksi Mukti Wijaya Rayakan HUT ke-2 Tahun Beritaformat.com

TNI-POLRI

Kapolres Ngawi Tegaskan Netralitas Polri dan PNPP dalam Pilkada 2024

Uncategorized

Kapolri Cek Gladi Bersih Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pengambilan Sumpah Presiden dan Wapres RI

TNI-POLRI

150 Personel Disiagakan, Kapolres Situbondo Pastikan Rapat Pleno Rekap Suara Pilkada oleh KPU Aman