Personil Gabungan Korem 012/Teuku Umar berhasil menemukan Ladang Ganja 8,9 Hektar.

0
Personil Gabungan Korem 012/Teuku Umar berhasil menemukan Ladang Ganja 8,9 Hektar.

Foto: Personil Gabungan Korem 012/Teuku Umar berhasil menemukan Ladang Ganja 8,9 Hektar.

Beutong Ateuh – Tim Gabungan Korem 012/TU, Binda Aceh, BAIS TNI, Deninteldam IM, Tim Intelrem 012/TU, Unit Inteldim 0116/NARA, Penrem 012/TU dan Yonif 116/GS berhasil menemukan Ladang Ganja ± 8,9 Ha di kawasan Hutan Lindung Kec. Beutong Ateuh Banggala, Kab. Nagan Raya saat melaksanakan peninjauan medan latihan Proglatsiops Yonif 116/GS Rem 012/TU dalam rangka Satgas Pam Obvitnas FI Papua.

Penemuan Ladang Ganja tersebut berawal dari informasi yang diperoleh Dantim Intelrem 012/TU Kapten Inf Rais, S.A.P., M.P.A. dari Dantim Bais TNI Mayor Inf Bambang KS tentang adanya ladang ganja di kawasan Hutan Lindung Kec. Beutong Ateuh Banggala, Kab. Nagan Raya.

BACA JUGA  *Polres Pacitan Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Program P2B* PACITAN – Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang diinisiasi oleh Polres Pacitan Polda Jatim bersama Pemerintah Desa Hadiwarno, Kecamatan Ngadirojo, menunjukkan hasil nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Desa ini resmi ditetapkan sebagai Desa Percontohan P2B Terbaik oleh tim penilai dari Polres Pacitan. Penilaian dilakukan dalam rentang 22 hingga 25 April 2025 oleh gabungan personel Bag SDM dan Satbinmas Polres Pacitan di seluruh rayon polsek. Salah satu aspek utama penilaian meliputi keberagaman pangan lokal, proses pembibitan, sinergi antar pihak, hingga manfaat sosial-ekonomi yang ditimbulkan. Peninjauan langsung ke Desa Hadiwarno dilaksanakan pada 23 April 2025 dipimpin oleh PS. Kasatbinmas Polres Pacitan, Iptu Didik Puji Hartono, S.H., yang memimpin tim penilai di lapangan. Dalam pemaparan programnya, Kepala Desa Hadiwarno, Mulyono, S.Pd, menyampaikan semangat kolaborasi warga dan aparat desa melalui gerakan BU SUYAMI SI CENTING (Buah, Sayur, Ayam, Ikan, Siap Cegah Stunting). “Program P2B ini kami jalankan dengan sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, kelompok wanita tani, dan Bhabinkamtibmas " kata Kepala Desa. Mulyono mengatakan Pengolahan hasil panen dilakukan mandiri oleh ibu-ibu PKK dan digunakan untuk memenuhi gizi balita dalam kegiatan posyandu. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, atas dukungan yang diberikan dalam bentuk penggerak polisi desa. “Berkat pendampingan dari Bapak Kapolres dan jajarannya, angka stunting di desa kami turun signifikan dari 26 menjadi 12,” ujar Mulyono. Sementara itu, dalam catatan resmi kegiatan, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K. menyebut bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia menyatakan, pemanfaatan lahan tidur menjadi penting dan berharap langkah ini bisa menjadi solusi mandiri pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat. AKBP Ayub menambahkan, ke depan kolaborasi dengan dinas dan instansi terkait harus terus ditingkatkan. “Kami harap program ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendapat ridho Allah SWT,” ujarnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan lokal, tetapi juga sebagai inspirasi untuk desa-desa lain agar mengembangkan potensi sumber daya alam secara optimal, demi Indonesia yang lebih adil, makmur, dan sejahtera. (*)

Kemudian Dantim Intelrem 012/TU melaporkan informasi tersebut kepada Danrem 012/TU Kolonel Inf Riyanto, S.I.P.

Selanjutnya Danrem 012/TU memerintahkan Dantim Intelrem 012/TU untuk melakukan pendalaman tentang kebenaran informasi tersebut dan sekaligus melaksanakan peninjauan ke medan latihan Proglatsiops Yonif 116/GS Rem 012/TU yang sudah direncanakan sebelumnya dengan melibatkan Binda Aceh, BAIS TNI, Deninteldam IM, Tim Intelrem 012/TU, Unit Inteldim 0116/NARA, Penrem 012/TU dan Yonif 116/GS.

BACA JUGA  Polres Jombang Bersama TNI, Bantu Pencarian Korban Tanah Longsor

Kemudian Tim Gabungan berangkat dari Makorem 012/TU langsung menuju ke Lokasi dengan kekuatan personel sebanyak 24 orang.

Dalam perjalanan menuju lokasi Tim Gabungan menemukan adanya tanaman Ganja yang sudah dipanen sebanyak 5 kg yang ditumpuk di dalam gubuk.

Kemudian Tim Gabungan Intelijen melanjutkan perjalanan menuju ke titik peninjauan pertama dan menemukan adanya Ladang Ganja yang sudah siap panen dengan luas ± 4.4 Ha. Dilanjutkan mantauan dengan menerbangkan drone dan ditemukan kembali Ladang Ganja yang sudah siap panen di dua lokasi yang berbeda yang pertama dengan luas ± 2.6 Ha dan yang kedua luas ± 1.9 Ha.

BACA JUGA  Tim Dinkes Kota Bandung Tinjau Dapur Lapas Banceuy Guna Penyerahan Sertifikat Laik Higiene

Setelah menemukan beberapa titik Ladang Ganja Danrem 012/TU langsung melaporkan hasil temuan tersebut kepada Pangdam IM.

Kemudian Danrem 012/TU berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, BNN Aceh dan Aparat Desa setempat terkait adanya temuan Ladang Ganja tersebut guna dilakukan penanganan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *