Kunjungan Kerja Wapres Gibran ke Mojokerto Jadi Momentum Penguatan Pelayanan Publik dan Ekonomi Kreatif

Oplus_131072
Mojokerto.3/2/2026 Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Kabupaten Mojokerto yang dijadwalkan pada Selasa (3/2/2026), dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis pelayanan publik sekaligus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dan penyelamatan lingkungan.
Dalam agenda kunjungannya, orang nomor dua di Indonesia tersebut dijadwalkan meninjau sejumlah titik vital di Kabupaten Mojokerto, mulai dari puskesmas, sekolah, pondok pesantren hingga pelaku UMKM. Rangkaian kunjungan ini merepresentasikan denyut kehidupan sosial, pendidikan, kesehatan, serta roda ekonomi masyarakat Mojokerto.
Kehadiran Wapres diharapkan tidak hanya menjadi simbol kunjungan seremonial, tetapi juga membawa dampak nyata melalui peninjauan langsung terhadap pelayanan dasar masyarakat.
Sektor kesehatan dan pendidikan yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dalam upaya peningkatan kualitas layanan dan pemerataan akses.
CEO CV. Intifadhah Academy Pacet, perusahaan ekonomi kreatif di bidang wisata dan food & beverage (F&B), Wiwit Hariyono, menilai kunjungan RI 2 tersebut seharusnya juga diperluas dengan meninjau langsung kawasan wisata Pacet sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis wisata alam.
“Pacet bukan sekadar kawasan wisata alam biasa. Di sini telah tumbuh ekosistem ekonomi kreatif yang digerakkan generasi milenial dan Gen Z. Ini potensi besar yang layak mendapat perhatian pemerintah pusat,” ungkap Wiwit.
Ia secara khusus menyoroti destinasi Wisata Air Panas Padusan yang selama ini menjadi ikon pariwisata Kabupaten Mojokerto sekaligus simpul pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Menurutnya, kawasan tersebut telah berkembang secara organik menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif, mulai dari sektor F&B, wisata berbasis alam, outbound, homestay, hingga jasa
kreatif lainnya.
“Pelaku usaha lokal di Pacet tumbuh dari bawah. Banyak anak muda yang berani membuka usaha, membangun konsep wisata kekinian, hingga mengembangkan produk kuliner khas. Jika mendapat dukungan kebijakan dan perhatian langsung dari pemerintah pusat, Pacet bisa menjadi model pengembangan ekonomi kreatif berbasis desa wisata yang berkelanjutan,” jelasnya.
Wiwit juga menekankan pentingnya sinergi antara pengembangan ekonomi wisata dengan upaya pelestarian alam. Menurutnya,
keberlanjutan kawasan wisata Pacet sangat bergantung pada komitmen menjaga lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, konservasi sumber air, dan tata ruang yang
ramah lingkungan.
Kunjungan Wakil Presiden ke Mojokerto diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berkeadilan sosial dan berkelanjutan secara lingkungan.
Dengan potensi besar yang dimiliki, Kabupaten Mojokerto optimistis dapat terus berkembang sebagai daerah yang unggul dalam pelayanan publik, kuat dalam ekonomi kerakyatan, serta tangguh dalam menjaga kelestarian alam
Jekyridwan
