Kapolres Blora Tinjau Lokasi Pergeseran Tanah di Cepu, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Oplus_131072
Blora – Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Blora serta sejumlah instansi terkait, meninjau langsung lokasi bencana pergeseran atau penurunan tanah di bantaran sungai wilayah RT 04 RW 08, Lingkungan Nglajo, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Senin (17/11/2025). Kunjungan tersebut sekaligus diisi dengan penyaluran bantuan sosial bagi warga yang rumahnya terdampak parah.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.45 WIB itu berfokus pada peninjauan kerusakan serta bersilaturahmi dengan 16 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Berdasarkan data Polsek Cepu, enam rumah mengalami kerusakan berat dan nyaris ambruk, sembilan rumah rusak sedang, serta satu rumah rusak ringan akibat pergerakan tanah di kawasan bantaran sungai tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Blora menyerahkan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian awal Polri kepada para korban.
“Kami hadir di sini untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan dengan baik dan cepat. Bantuan ini adalah wujud kepedulian Polri. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama mengingat kondisi tanah yang masih labil dan cuaca hujan ekstrem,” ungkap AKBP Wawan Andi Susanto.
Kapolres menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama.
“Mengingat adanya kerugian material yang cukup signifikan dan kondisi tanah yang sangat labil, kami mendorong warga, khususnya yang rumahnya kategori rusak berat dan tidak layak huni, untuk segera mengungsi sementara,” tambahnya.
Sebagai langkah tanggap darurat, Polsek Cepu telah mendirikan posko penanganan bencana berupa tenda darurat di halaman Gereja GKJ Nglajo yang dapat digunakan warga sebagai tempat pengungsian, terutama pada malam hari. Personel Polres Blora dan Polsek Cepu bersama BPBD dan instansi lain juga terus bersiaga dan melakukan pemantauan intensif di lokasi. Beberapa warga rentan, seperti lansia dan warga sakit, termasuk Ibu Patmi yang mengalami strok, telah dievakuasi ke rumah kerabat untuk mendapatkan perawatan lebih aman.
Kapolsek Cepu AKP Edi Santosa, S.H., M.H., melaporkan bahwa warga bersama aparat telah melakukan gotong royong membersihkan area terdampak dan melakukan upaya penanganan awal guna mencegah pergerakan tanah susulan. Pihak kepolisian terus memberikan imbauan agar warga tidak nekat bertahan di rumah yang kondisinya membahayakan keselamatan.
Rombongan Kapolres Blora meninggalkan lokasi sekitar pukul 11.10 WIB setelah memastikan seluruh bantuan tersalurkan dan posko bencana berfungsi dengan baik. Operasi tanggap darurat akan terus dilanjutkan hingga kondisi dinyatakan stabil dan aman bagi warga.(jekyridwan)
