Mojokerto 29/11/2025 TARGET-24JAM.COM Dalam sebuah refleksi mendalam yang disampaikannya kepada redaksi, jurnalis target-24jam.com, Jekyridwan, menegaskan bahwa kegelapan hati manusia jauh lebih berbahaya daripada gelapnya malam. Ungkapan tersebut ia sampaikan sebagai pengingat agar masyarakat tetap menjaga kepekaan, empati, dan kebijaksanaan dalam kehidupan sosial yang semakin kompleks.
> “Petenge ati iku luwih medeni tinimbang petenge wengi. Dadi uwong ojo seneng nyepelekne marang sak pepadane,” ujar Jekyridwan dalam pernyataannya.
Menurutnya, manusia kerap kali merasa sudah memahami seseorang hanya dari apa yang tampak di permukaan. Namun, ia menegaskan bahwa pemahaman tersebut belum tentu menggambarkan realitas sebenarnya.
> “Kowe ngerti wujute, nanging kowe durung mesti ngerti sejatine,” lanjutnya, menekankan bahwa setiap manusia memiliki kedalaman cerita dan pergulatannya masing-masing.
Pernyataan Jekyridwan menjadi pengingat penting di tengah maraknya sikap saling menilai, menghakimi, hingga meremehkan satu sama lain di ruang digital maupun kehidupan sehari-hari. Ia berharap agar masyarakat dapat lebih berhati-hati dalam bersikap, tidak mudah meremehkan orang lain, serta menjunjung tinggi rasa saling memahami.
Dengan pesannya tersebut, Jekyridwan mengajak publik untuk menghadirkan lebih banyak terang di dalam hati—sebuah cahaya yang diyakini mampu mengalahkan segala bentuk kegelapan sosial.
—
Redaksi.











