Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Senin, 29 Mei 2023 - 13:45 WIB

GERAK CEPAT PRAJURIT YONTAIFIB 3 MARINIR DI HADANG KELOMPOK SEPARATIS

Prajurit Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) 3 Marinir berhasil memukul mundur Separatis di desa Klafdalim dalam Latihan Satuan Dasar (LSD) II TW.II 2023 yang bertempat di Distrik Moisegen, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Kamis (28/05/2023).

Adapun materi latihan yang di aplikasikan meliputi patroli penghadangan, patroli pengintaian daerah, patroli intai tempur, serta operasi intelijen tempur dengan harapan di penugasan berikutnya prajurit Yontaifib 3 Marinir mampu mengaplikasikannya di medan sebenarnya.

Diskenariokan bahwa Desa Klafdalim telah di kuasai oleh separatis bersenjata, mereka sangat aktif melakukan provokasi, intimidasi serta pemerasan terhadap masyarakat setempat dengan tujuan memperkaya diri kelompoknya, sehingga prajurit Yontaifib 3 Marinir dikerahkan menuntaskan gerombolan separatis yang menguasai wilayah tersebut.

Latihan di awali dengan pergerakan pasukan yang dihadang oleh kelompok separatis, dan dilaksanakan pengejaran dilanjutkan patroli intai tempur untuk memastikan posisi kedudukan separatis selanjutnya dilaksanakan penyergapan, pencarian jejak dan serangan terhadap kelompok separatis secara cepat, senyap dan diakhiri dengan eksfiltrasi.

Di sela-sela latihan, Danyontaifib 3 Mar Letkol Mar Imam Safi’i melaksanakan kegiatan pembinaaan Potensi Maritim dengan berbagi sembako kepada Masyarakat setempat. “Laksanakan latihan dengan Semangat dan Gembira untuk menjaga profesionalisme dengan tetap mengutamakan faktor keamanan personel dan material”, ucapnya

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Babinsa Banyuates Dampingi Nakes Layani Vaksinasi Difteri di Sekolah Dasar

BERITA UTAMA

Pati-Operasi Patuh Candi 2024 sudah berjalan sepekan, kini Satlantas Polresta Pati giliran melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) di TK Pertiwi

BERITA UTAMA

Mojokerto, 7/1/2025 Jawa Timur Desa Tempuran, sebuah desa kecil yang terletak di dekat jembatan Setren, menyimpan cerita sejarah yang hingga kini belum terungkap sepenuhnya. Pada tahun 1989, warga desa menemukan sebuah umpak batu kuno yang diyakini sebagai peninggalan Suku Domas. Benda tersebut kemudian diambil oleh tim purbakala dari Trowulan, pusat penelitian sejarah dan arkeologi di Jawa Timur. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut signifikan terkait temuan tersebut.

BERITA UTAMA

Kokohkan Rasa Persatuan dan Antisipasi Potensi Gangguan Keamanan Pra Pemilukada Serentak, Arahan Kapolda NTB.

BERITA UTAMA

Inilah Pesan Kapolri dan Panglima TNI kepada Capaja TNI-Polri

BERITA UTAMA

Pangdam IX/Udayana Hadiri Bakti Sosial Kesehatan Korem 162/Wira Bhakti: Sinergi TNI dan Rakyat Untuk Kesejahteraan Bangsa

BERITA UTAMA

Dukung Proses Pembangunan Personel Kodim 1009/Tla Hadiri Musyawarah Desa Pemalongan

BERITA UTAMA

Rencana Relokasi, PKL Malioboro Siap Berkontribusi Dukung Kebijakan Pemerintah