Home / BERITA UTAMA / DAERAH / INVESTIGASI / TNI-POLRI

Minggu, 18 Agustus 2024 - 10:47 WIB

Caption foto: Ketua GSI Dadang Buana berpakaian adat daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim),Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro S.I.K., M.Si.

Caption foto: Ketua GSI Dadang Buana berpakaian adat daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim),Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro S.I.K., M.Si.

Caption foto: Ketua GSI Dadang Buana berpakaian adat daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim),Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro S.I.K., M.Si.

 

 

SURABAYA – Upacara detik-detik Proklamasi di Gedung Negara Grahadi Surabaya berlangsung khidmat dan meriah. Seluruh undangan dari lintas sektor menggunakan pakaian adat dari masing-masing daerah.

Turut hadir pada kegiatan ini, Pj. Sekdaprov Jatim Bobby Soemiarsono bersama istri, Wagub Jatim Periode 2019-2024 Emil Elestianto Dardak beserta istri Arumi Bachsin Emil Dardak, jajaran Forkopimda Jatim, Konjen Kehormatan negara-negara sahabat, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim, para veteran dan perwakilan organisasi masyarakat.

Tak ketinggalan, Gaman Semeru Indonesia (GSI) Bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim) turut menghadiri Upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-79 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (16/8/2024).

Ketua GSI Dadang Buana hadir dengan berpakaian adat daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), sedangkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim),Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro S.I.K., M.Si. mengenakan pakaian dinas Seragam PDU (Pakaian Dinas Upacara) berupa jas, dasi dilengkapi dengan lencana dan atribut lengkap.

Saat upacara berlangsung, Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengajak seluruh elemen masyarakat Jatim untuk bersama sama mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, membangun dan inovatif, demi mewujudkan pembangunan Jatim yang lebih maju ke depannya.

“Cara kita memaknai hari kemerdekaan adalah mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, yang positif, yang membangun, sehingga nantinya memberi dampak bagi kemajuan masyarakat Jatim,” ajak Adhy usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) Detik-detik Peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2024 di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (17/8).

Menurutnya, salah satu wujud sederhana untuk mensyukuri dan mencintai kemerdekaan adalah bangga mengenakan pakaian adat. Adhy mengaku, momentum HUT RI menggunakan busana adat suku Osing, Banyuwangi.

“Sengaja saya memilih busana adat Osing karena modelnya eksentrik, mewah, bagus dan berbeda. Ini adalah wujud kebanggaan kami dengan kekayaan unsur budaya Jatim,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Gubernur Adhy mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur menggemakan nafas optimisme melalui semangat Jawa Timur Gerbang Nusantara Baru.

Semangat atau slogan Jawa Timur Gerbang Nusantara Baru itu sengaja digaungkan merespon tema yang diangkat nasional dalam HUT Ke-79 RI yaitu Nusantara Baru Indonesia Maju. Serta secara resmi difungsionalkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Menurutnya, slogan Jawa Timur Gerbang Nusantara Baru bukan sekedar kata-kata saja. Melainkan sejauh ini telah terbukti dimana Jatim telah membantu roda perekonomian di 20 provinsi di Indonesia Timur melalui adanya 21 tol laut dari Pelabuhan Tanjung Perak.

“Semangat Jatim Gerbang Nusantara Baru menunjukkan nafas optimisme baru akan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Kita optimis adanya IKN akan semakin menyatukan tekad menyusun berbagai rencana pembangunan ke depan,” tuturnya.

Lebih lanjut Adhy menjelaskan semangat mewujudkan gerbang nusantara sudah ditunjukkan Provinsi Jatim melalui pembangunan yang berjalan baik, yakni mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sebesar 4,98 persen. Selain itu Jatim juga berhasil menjaga inflasi kurang lebih 25 persen dan turun 24 persen untuk memperkuat daya beli masyarakat.

Selain itu sejauh ini Jatim juga telah berhasil menurunkan kemiskinan ekstrem sebesar 0,58 persen serta membuka peluang investor untuk menanamkan investasi di Jatim.

“Itu merupakan bagian kemerdekaan. Mohon doa restunya supaya Jatim terus maju,” tegasnya.

Di akhir acara upacara, Pj. Gubernur Adhy beserta seluruh pejabat dan undangan menyaksikan secara streaming upacara bendera di Ibu Kota Nusantara Penajam Paser Utara Kalimantan Timur yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Di sisi lain, Dadang Buana Ketua GSI menyampaikan, tetap fokus dengan slogan gaman semeru indonesia “Menyelamatkan Anak Bangsa”. Seiring perkembangan jaman, Yayasan yang bergerak dalam pegiat anti narkoba berharap, Indonesia terbebas dari darurat Narkoba.

Selain itu Dadang berharap, masyarakat indonesia merdeka dari bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga jasa-jasa para pahlawan tidak sia-sia jika kemerdekaan ini diisi dengan hal yang bermanfaat & bermartabat. (Jekyridwan)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polres Ngawi Gelar Bakti Religi di Hari Bhayangkara ke -79, Bersih – bersih di Sejumlah Tempat Ibadah

BERITA UTAMA

Difitnah Jadi DPO, Istri Aktivis Baihaki Tempuh Jalur Hukum Kasus pencemaran nama baik kembali mengemuka di jagat media sosial. Kali ini menimpa seorang wanita berinisial DL, istri dari Baihaki Akbar, seorang aktivis vokal yang kerap menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintahan dan isu publik. DL merasa namanya bahkan fotonya dipampang secara sepihak oleh akun media sosial @beritaterupdate yang mengaitkan dirinya dengan kasus hukum lama yang menjerat suaminya. Dalam unggahan yang beredar luas, akun tersebut menyebut DL sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) dalam insiden yang terjadi pada tahun 2021 saat Baihaki sempat ditahan terkait kasus perkelahian. Padahal, DL sama sekali tidak terlibat dalam peristiwa tersebut, bahkan tidak memiliki kaitan hukum apa pun dalam perkara itu. “Nama saya dicatut, difitnah, dan seolah saya terlibat dalam masalah yang tidak saya pahami. Ini sangat mencemarkan nama baik saya dan keluarga. Saya merasa sangat dipermalukan di ruang publik,” ujar DL (15/6) dalam keterangan usai melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Timur. DL menempuh jalur hukum karena merasa unggahan tersebut telah menimbulkan dampak psikologis serta sosial yang serius. Ia mengaku mendapat banyak tekanan, cibiran, hingga komentar negatif dari publik sejak unggahan itu viral. Sementara itu, Baihaki Akbar yang dikenal sebagai Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), menyebut bahwa risiko sebagai aktivis memang harus siap menerima kritik bahkan hujatan. Namun, ketika serangan personal sudah menyasar keluarga yang tidak bersalah, maka batas etik dan hukum harus ditegakkan. “Menjadi aktivis memang penuh risiko. Tapi kalau istri saya yang tidak tahu-menahu ikut difitnah, itu sudah keterlaluan. Ini bukan lagi kritik, ini fitnah yang keji dan harus diusut tuntas,” tegas Baihaki. Baihaki menilai bahwa praktik mencemarkan nama baik lewat media sosial adalah bentuk penyalahgunaan kebebasan berekspresi yang harus dilawan secara hukum. Atas dasar itu, DL telah secara resmi melaporkan akun penyebar fitnah tersebut ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim. Saat ini, penyidik Polda Jatim tengah memproses laporan tersebut dengan mengumpulkan bukti digital dan melakukan pelacakan terhadap akun penyebar unggahan.

BERITA UTAMA

Polresta Banyuwangi Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Ketapang saat KTT IAF di Bali

TNI-POLRI

Peduli Gizi Anak, Kodim 0427/Way Kanan Kembali Mengadakan Dapur Masuk Sekolah

BERITA UTAMA

37 Tahun Mengabdi, 2 Anggota Polres Mojokerto Kota Naik Pangkat

BERITA UTAMA

BANTU KESULITAN RAKYAT BABINSA 10 SEMPATKAN WAKTUNYA BANTU BANGUN RUMAH WARGA

BERITA UTAMA

Rehabilitasi Ruang Perpustakaan SMPN 3 Kragan Telan Anggaran 232Juta Lebih

BERITA UTAMA

Kodim 1009/Tanah Laut Mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Intan 2025 Polres Tanah Laut