BMKG Jatim Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstreme, Pj. Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro Imbau Warga Untuk Berhati-Hati

0
IMG-20240214-WA0219_copy_416x277

Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro Imbau Warga Untuk Berhati-Hati

 

Kota Mojokerto, 14 Februari 2024  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda

mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Jawa Timur Jatim.

yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi pada periode 14 – 20 Februari 2024.

Menurut data BMKG, bencana berupa hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es

tersebut berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kota Batu, Kota/Kabupaten Blitar, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kota/Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lumajang, Kota/Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kota/Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Ngawi.

BACA JUGA  Bupati Albarra Serahkan Bantuan Material dan Sembako untuk Korban Angin Ribut di Jetis dan Sooko

Selain itu, juga di Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kota/Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pacitan.

Untuk itu Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengimbau warganya untuk berhati-hati dan waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem tersebut.

“BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk beberapa wilayah di Jawa Timur mulai tanggal 14 sampai 20 Februari 2024.

BACA JUGA  TNI-Polri dan Pemerintah Desa Dirikan Posko Banjir di Sungai Buluh

Untuk itu saya mengimbau bagi seluruh warga Kota Mojokerto agar tetap waspada dan berhati-hati,” kata sosok yang akrab disapa Mas Pj tersebut, Rabu (14/2).

Imbauan Mas Pj tersebut tidak hanya saat beraktifitas di dalam Kota Mojokerto saja, namun warga juga

diimbau untuk tidak mendekati wilayah dengan topografi curam, bergunung, tebing, maupun sungai.

“Mengingat saat ini sebagian besar wilayah di Jawa Timur tengah memasuki puncak musim hujan

, tolong hati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan,” tambahnya.

BACA JUGA  Jelang Akhir Tahun 2024, Polres Way Kanan Patroli KRYD Cegah Gangguan Kamtibmas

Sementara untuk mengantisipasi adanya pohon tumbang akibat tiupan angin kencang, Mas Pj juga telah

memerintahkan dinas terkait untuk secara berkala melakukan pemangkasan pohon tua di sejumlah ruas jalan protokol yang rawan tumbang.

“Sejak menjelang musim penghujan pada pertengahan Desember 2023

lalu DLH sudah saya perintahkan secara berkala untuk

melakukan pemangkasan pohon tua di sejumlah ruas jalan protokol yang rawan tumbang,” ungkapnya.(jekyridwan)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *