Bantuan Miliyaran Rupiah Dari Pemerintah Hasil Swakelola Gapoktan Desa Tanjung Serayan Di Duga Mangkrak

0
IMG-20240529-WA0063

 

Mesuji. Upaya pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat melalui berbagai program bantuan yang di kucurkan melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sepertinya tidak ada hentinya.
Namun sayang segala bentuk bantuan pemerintah tersebut nampaknya tidak di manfaatkan dan di kelola dengan baik oleh pihak penerima.
Seperti halnya bantuan bangunan lumbung pangan bernilai Milyaran rupiah yang dikelola oleh Gapoktan di Desa Tanjung Serayan Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji Lampung, dari pembuatan yang sudah selesai pada tahun 2022 namun sampai sekarang Bantuan pemerintah tersebut belum di gunakan dan belum beroperasi alias Mangkrak. Senin (29/5/2024)

BACA JUGA  Kabid Humas Polda Jabar : Minimalisir Kejahatan, Polisi Tingkatkan Patroli KRYD, Sisir Kewilayahan

Bantuan pemerintah berupa Gedung Mesin penggilingan padi, Gudang penyimpanan padi, lantai penjemuran serta prasarana mesin penggilingan padi moderen yang di kucurkan pemerintah nampaknya sia-sia saja, terlihat sekarang dilokasi bangunan terlihat sama sekali tidak terawat, samping kanan kiri bangunan di tumbuhi rumput, juga terlihat jelas pintu roling bangunan terlihat sudah banyak yang Berkarat karena nggak di pakai dan tidak di rawat.

Salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi bangunan yang tidak mau disebut namanya dalam berita mengatakan bahwa, bantuan mesin penggilingan padi tersebut belum beroprasi mengenai penyebab nya ia tidak tau pasti, karena mesin penggilingan padi tersebut pengelolanya adalah Ketua Gapoktan.

BACA JUGA  pemkot Mojokerto Kucurkan Dana Hibah Rp 9,65 M, Pj Wali Kota: Semua untuk Rakyat, Jangan Mau Dipotong-potong

“Semenjak pabrik ini jadi setau saya belum di gunakan pak, mengenai permasalahan nya saya nggak tau karena saya cuma petani biasa pak, coba sampean tanya pada Ketua Gapoktan Pak Boimin, dia yang nglola pabrik ini” Kata warga sekitar bangunan.

Tim media pun mendatangi rumah Ketua Gapoktan Boimin guna mencari informasi tentang penyebab Bantuan berupa mesin penggilingan padi serta bangunan belum dimanfaatkan dan belum beroperasi, akan tetapi tidak bertemu, Tim media hanya bertemu istri Ketua Gapoktan Boimin yang hanya mengatakan bahwa Boimen tidak ada di rumah.

BACA JUGA  Seorang tukang sayur, Dimankan oleh Polsek Kota Sampang kejadian Jelang Berapa Menit

Guna keseimbangan berita Tim media pun berusaha Menelfon ketua Gapoktan Boimen ke nomor HP 08235097xxxxxxx yang di berikan oleh istri ketua Gapoktan Boimen, akan tetapi meskipun berdering nampak nya Boimen tidak mau mengangkat telfon.
Sampai berita ini di terbitkan Tim media belum bisa mendapatkan informasi terkait penyebab mangkrak nya Bantuan pemerintah tersebut dari ketua Gapoktan Boimen. ( Sudyono)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *