Babinsa Sigap Dampingi Warga Dua Desa Terdampak Cuaca Ekstrem di HST
2 mins read

Babinsa Sigap Dampingi Warga Dua Desa Terdampak Cuaca Ekstrem di HST

BARABAI – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Jumat malam (19/12/2025). Dua desa yang paling terdampak adalah Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan dan Desa Sungai Buluh, Kecamatan Labuan Amas Utara, dengan total puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan, Sertu Agung Prayogo, melaporkan bahwa berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 12 rumah warga terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi.

“Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap rumah yang terangkat akibat terpaan angin kencang. Persentase kerusakan berkisar antara 5 hingga 60 persen,” ujarnya, Sabtu (20/12/2025).

BACA JUGA  Kapolda Jawa Timur Terima Audiensi dari PWI Jatim, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Ia merinci bahwa rumah terdampak berada di RT 07, RT 05, RT 09, RT 03, dan RT 02. Beberapa rumah mengalami kerusakan cukup berat hingga 60 persen, sementara lainnya tergolong ringan.

Meski demikian, Sertu Agung memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun luka. “Kerugian personel nihil. Saat ini warga bersama aparat setempat saling membantu melakukan pembersihan dan penanganan sementara,” jelasnya.

BACA JUGA  Dandim 1002/HST Hadiri Aruh Adat Baduduk Dayak Labuhan

Sementara itu, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara, Sertu Aspiani, melaporkan bahwa 40 unit rumah warga dan 2 unit warung mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan 5 hingga 80 persen.

Kerusakan tersebar di RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, RT 07, RT 08, dan RT 09.
Sama seperti di wilayah lainnya, tidak ada korban jiwa maupun luka.

“Kerugian personel nihil. Saat ini warga bersama aparat setempat saling membantu melakukan pembersihan dan penanganan sementara,” ujarnya.

BACA JUGA  MELALUI PUSKOPALMAR, KORPS MARINIR TERUS TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PRAJURIT

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi. Koramil 08/LAU terus berkoordinasi dengan aparat desa dan instansi terkait.

Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, melalui Danramil 1002-08/Labuan Amas Utara Kapten INF Rudi Hartono, menyampaikan bahwa Kodim terus melakukan pemantauan dan pendampingan kepada warga terdampak.

“Babinsa sudah berada di lapangan untuk monitoring, pendataan, dan membantu warga. Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” tegasnya.(pen1002hst).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *