Antusias Puluhan Anak Ikut Khitan Massal Gratis Polres Pacitan di Hari Bhayangkara ke – 79

0
IMG-20250626-WA0034

 

 

PACITAN – Gedung Graha Bhayangkara Polres Pacitan Polda Jatim terasa berbeda pada Rabu, (25/06) pagi.

Bukan karena sirine atau apel pasukan, melainkan tawa canggung anak-anak berpadu pelukan hangat dari orang tua yang tampak penuh haru.

Di tempat itulah, sebanyak 58 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Polres Pacitan Polda Jatim dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Meski kuota awal hanya dibuka untuk 50 peserta, antusiasme warga tak bisa dibendung.

BACA JUGA  Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Kapoksahli dan Sejumlah Pejabat Strategis

Petugas pun sigap menyambut semua yang hadir tanpa menolak satu pun.

“Tak ada yang dipulangkan, tak ada yang dikecewakan, kami tidak menyangka sebanyak ini yang datang,” ungkap Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar.

Menurutnya antusiasme warga ini bukti bahwa kegiatan ini dibutuhkan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk melayani semuanya,”ungkap AKBP Ayub.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, namun menjadi ruang bertemunya institusi negara dengan denyut kebutuhan nyata masyarakat tanpa sekat, tanpa birokrasi.

BACA JUGA  Polres Malang Gelontor 43 Ton Beras SPHP Ratusan Warga Sambut Gembira

Di tangan para petugas berseragam cokelat, pelayanan berubah wajah menjadi empati.

“Kami ingin mendekat bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tapi juga sahabat masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Polri ingin hadir dan memberi makna,” pungkas AKBP Ayub.

Sementara itu, Mahfudiyanto seorang buruh tani asal Kecamatan Tegalombo mengatakan kesempatan ini begitu berarti.

“Sudah lama kami rencanakan, tapi belum ada dana,Alhamdulillah ada program ini. Anak saya senang, saya juga lega,” katanya, sambil menggenggam tangan putranya yang baru saja selesai dikhitan.

BACA JUGA  Operasi Patuh Semeru 2024 Ditlantas Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Pelanggaran dan Kecelakaan

Di sisi lain ruangan, Kevin Aditya Saputra tampak bangga.

Meskipun sedikit tegang, senyum bocah itu mengembang.

Ia menjadi satu dari puluhan anak yang hari itu bukan hanya ‘disunat’, tapi juga merasakan kebersamaan dan perhatian yang mungkin jarang mereka dapatkan.(jekyridwan)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *