Akselerasi Pembangunan, Material Jembatan TMMD Ke 127 Mulai Didrop Di Desa Krisik

0
IMG-20260212-WA0021

Blitar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 127 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0808/Blitar mulai menunjukkan progres signifikan. Pada Kamis (12/2/2026), sejumlah material berat untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan Dusun Barurejo dan Dusun Sumber, mulai didistribusikan ke lokasi sasaran fisik di Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Langkah ini dilakukan lebih awal guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pasiter Kodim 0808/Blitar Kapten Inf Suwito, saat ditemui di lokasi menyampaikan bahwa droping material jembatan ini merupakan krusial dalam mengawali pengerjaan infrastruktur utama. Menurutnya, percepatan pengiriman bahan bangunan seperti besi tulangan, semen, dan batu pecah sangat bergantung pada kondisi cuaca. Mengingat medan Desa Krisik yang berada di dataran tinggi, pengiriman dilakukan dengan kewaspadaan ekstra agar material tiba dengan aman.

Lebih lanjut, Kapten Inf Suwito menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD kali ini. Jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan akses antardusun yang selama ini sulit dilalui, terutama saat musim penghujan. Dengan tersedianya material di lokasi, personel TNI bersama masyarakat setempat dapat segera bergotong-royong melakukan pengerjaan pondasi dalam waktu dekat, ucapnya.

Antusiasme warga Desa Krisik terlihat jelas saat menyambut kedatangan armada pengangkut material. Kehadiran program TMMD Ke-127 ini dinilai sebagai angin segar bagi peningkatan ekonomi desa, karena akses transportasi yang lebih layak akan memudahkan petani membawa hasil bumi ke pasar. Sinergi antara prajurit TNI dan warga diharapkan menjadi kunci suksesnya pembangunan fisik maupun non-fisik di wilayah tersebut.

Program TMMD Ke-127 tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur secara fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan dimulainya droping material jembatan pada awal Januari ini, Satgas TMMD optimis seluruh target sasaran di Desa Krisik dapat rampung tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blitar (Dim0808).

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed

*Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center* *JAKARTA* – Polri menggelar kegiatan bertajuk “Konsolidasi Asesor Assessment Center Polri Tahun 2026” di Hotel Grand Sahid Jaya, Kamis (12/2/2026). Mengusung tema “Penguatan Assessment Center Polri sebagai Komponen Utama dalam Pembinaan Karier untuk Mewujudkan SDM yang Unggul”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi para penguji kompetensi di seluruh Indonesia. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Pembinaan Karier SSDM Polri, Brigjen Pol Langgeng Purnomo mewakili Asisten Kapolri bidang SDM. Dalam sambutan As sdm kapolri yang dibacakan Brigjen Langgeng, As SDM menekankan Polri terus mematangkan langkah transformasi reformasi menuju organisasi yang modern dan profesional melalui tata kelola personel yang lebih transparan dan akuntabel. “Penguatan sistem meritokrasi melalui assessment center yang multi-tools dan multi-assessor untuk pembinaan karier anggota Polri agar terpilih personel Polri yang berintegritas dan berkompeten di tengah dinamika tantangan global yang kian kompleks”. Jelas Brigjen Langgeng. Sebagai instrumen vital dalam mewujudkan transformasi tersebut, Polri mengoptimalkan peran Assessment Center. Fasilitas ini menjadi “filter” strategis untuk mengukur kompetensi manajerial para calon pemimpin Polri di berbagai tingkatan. Melalui metodologi yang saintifik dan objektif, Assessment Center memastikan bahwa setiap jabatan diemban oleh personel yang tepat (right man on the right place), sekaligus menghapus stigma subjektivitas dalam jenjang karier kepolisian. “Tahun ini Polri memperkuat meritokrasi pembinaan karier melalui Assessment Center, sehingga konsolidasi ini diperlukan untuk analisa evaluasi perbaikan ke depan yang lebih baik. Visi besar kami adalah mewujudkan SDM unggul tidak hanya bagi internal Polri, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Langgeng. Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber eksternal dari Perkumpulan Assessment Center Indonesia untuk memberikan perspektif profesional mengenai standar penilaian terkini. Hadir pula Kabagpenkompeten, Karo SDM Polda jajaran dan seluruh assessor Polri baik secara fisik maupun daring. Sejak dirintis pada tahun 2009, Assessment Center Polri telah menunjukkan lompatan besar. Hingga tahun 2025, Polri tercatat memiliki 1.763 asesor yang tersebar di seluruh tanah air. Capaian ini diperkuat dengan Akreditasi “A” dari BKN, sertifikasi internasional ISO 9001:2015, hingga deretan Rekor MURI untuk kategori pelatihan asesor dan jumlah asesi terbanyak dalam 15 tahun. Kepercayaan lembaga di luar Polri pun meningkat, jika pada 2021 hanya terdapat 18 instansi mitra, pada tahun 2025 jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 50 instansi dengan total lebih dari 2.500 asesi eksternal. Sebagai bentuk apresiasi, dalam acara ini juga diberikan penghargaan kepada Polda-polda berprestasi yang mampu menjaga kualitas penilaian, baik di lingkup internal maupun layanan eksternal. “Assessment Center Polri berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem, menguatkan metodologi dan menjaga integritas dalam setiap proses asesmen guna melahirkan kader-kader pimpinan bangsa yang unggul, berintegritas dan profesional demi masa depan Indonesia,” tutup Langgeng.