Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Senin, 25 September 2023 - 08:28 WIB

Tidak Dianggarkannya Kegiatan Karapan Sapi Di Sampang Pintu Mengungkap DBHCHT

SAMPANG — Polemik viralnya Video pernyataan H Abdullah Hidayat Pemerhati dan Pemilik Sapi Kerap dan kini masih menjabat selaku Wakil Bupati Sampang Madura Jawa Timur yang merasa kecewa karena kegiatan Karapan Sapi tidak dianggarkan makin meluas.

Pada Video berdurasi 0,40 itu kekecewaan H Abdullah Hidayat selaku Pemerhati Karapan Sapi terungkap dalam Pertemuan internal Pengurus dan Anggota Paguyuban Karapan Sapi Madura (Pakar Sakera) Sampang yang juga dihadiri oleh Kepala Disporabudpar selasa 18/9

Persoalan tersebut menjadi atensi bagi Elemen masyarakat untuk memberikan penilaian hingga klarifikasi dari Pimpinan OPD Terkait yang sempat mencuat ke Publik.

Menyikapi hal tersebut Agus Adi Sutanto SH Ketua LSM Rampak Naong Sampang senin 25/9, menegaskan Lembaganya selalu hadir untuk masyarakat tanpa ada keberpihakan.

Diungkap terkait tidak dianggarkannya kegiatan Karapan Sapi tahun 2023, Ia mengaku sepakat dengan yang disampaikan Wakil Bupati Sampang sebab Karapan Sapi menjadi Budaya Madura dan Ikon Sampang, terbukti 3 patung Karapan Sapi terpampang di Alun Alun Trunojoyo “Berbicara Recofusing itu kan Status Penganggaran dari Pusat tapi pengalokasiannya melalui TAPD setempat, jika Pemkab berkomitmen mengedepankan kegiatan berbasis Budaya sentral harusnya dianggarkan dengan mengurangi kegiatan lain yang kurang bermanfaat,” ujar Agus Adi Sutanto SH warga Asli Kecamatan Banyuates

Masih menurut Agus Adi Sutanto SH, banyak dampak positif dari kegiatan Karapan Sapi yakni Pelestarian Budaya, Mempersatukan masyarakat melalui kegiatan tersebut dan jika dimanfaatkan melalui Sosialisasi dari Anggaran DBHCHT segmennya luas karena tempat berkumpulnya ribuan masyarakat.

Sementara H Tohir Ketua LSM Laskar Merah Putih memaklumi kekecewaan dari Wakil Bupati Sampang sebab apa yang disampaikan merepresentasikan bagian dari masyarakat Pecinta Karapan Sapi di Sampang.

“Lagi pula kegiatan itu pelaksanaannya berjenjang untuk mendukung kegiatan Piala Presiden yang akan membawa nama baik Kabupaten Sampang juga,” ungkap H Tohir.

Terkait penyerapan Anggaran DBHCHT di Sampang Ia menilai masih belum transparan, terbukti dari penyerapan itu dampaknya belum maksimal dan signifikan dalam meminimalisir peredaran Rokok Ilegal.

Ia mengaku bersama elemen masyarakat lainnya terus menginventarisasi dan mengkaji penyerapan DBHCHT di Sampang, apalagi patut diduga ada pihak tertentu dari Non Struktural ikut campur dalam mengalokasikan DBHCHT baik itu terhadap OPD maupun pihak pihak yang mengelolanya

“Tinggal menunggu waktu saja,” imbuhnya

Ditambahkan, polemik tidak dianggarkannya Karapan Sapi atas kekecewaan Wakil Bupati Sampang akan menjadi pintu dan berpotensi menyeret DBHCHT kepada pusaran permasalahan yang akan diungkap pada akhir tahun 2023. ((NH-red)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Desa Pojejer Realisasikan Bantuan Keuangan Desa untuk Pembangunan Gedung Pasar Modern

BERITA UTAMA

DANBRIGIF 4 MAR/BS MENYAMBUT KEDATANGAN SATGAS BGC TNI KONGA XXXIV-D, TA 2022-2023

BERITA UTAMA

Dipandang Penting, GSI Sampaikan Penyuluhan Anti Narkoba Usia Dini di SDN Kedung Baruk Surabaya

BERITA UTAMA

Kang DS, “Selama Saya Jadi Bupati Bandung, 13 Program Prioritas Akan Dilanjutkan”

BERITA UTAMA

TMMD Kodim 1402/Palopo Ke 120 TA .2024

BERITA UTAMA

Kodim 1002/HST dan Rutan Barabai Tingkatkan Kerja Sama Latihan dan Pengamanan

BERITA UTAMA

Tim Opsnal Polres Dompu Gagalkan Tersangka Penyelundupan Shabu 17.45 Gram.

BERITA UTAMA

H-3 Penutupan TMMD ke-124 HST, Pembangunan Jalan Utama Hampir Rampung