MOJOKERTO. 4.10.2026 Prosesi Wisuda ke-VII Pondok Pesantren Amanatul Ummah digelar di Gedung Student Center Amanatul Ummah, Mojokerto.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Bupati
Mojokerto Muhammad Al Barra atau Gus Barra,
Suasana wisuda berlangsung khidmat sekaligus penuh kebanggaan. Para wisudawan dan wisudawati bersama keluarga mengikuti rangkaian acara sebagai momentum penting setelah menyelesaikan proses pendidikan di lingkungan Amanatul Ummah.
Dalam kesempatan tersebut, KH Asep Saifuddin Chalim menyampaikan pesan kepada jajaran pemerintah agar pembangunan daerah tidak hanya mengejar kemajuan, tetapi juga menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Kiai Asep menekankan pentingnya Jawa Timur menjadi daerah yang “luwih jinawi”, dengan kondisi masyarakat yang mudah memperoleh kebutuhan pokok, terutama sandang dan pangan dengan harga yang terjangkau.
“Jawa Timur harus lebih jinawi, masyarakatnya mudah mendapatkan sandang dan pangan,” pesan Kiai Asep dalam kesempatan tersebut.
Tidak hanya untuk Jawa Timur, Kiai Asep juga menitipkan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, Kabupaten Mojokerto perlu terus ditata dan dibangun dengan mengedepankan nilai kejujuran, keadilan serta kemakmuran masyarakat.
Kiai Asep berharap kepemimpinan Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra dapat membawa Mojokerto menuju pemerintahan yang bersih, transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya upaya pencegahan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Mojokerto harus bisa menjadi daerah yang jujur, adil dan makmur serta bebas dari korupsi,” ungkap Kiai Asep.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam momentum wisuda. Sebab, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, integritas dan tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan, Amanatul Ummah diharapkan terus melahirkan generasi yang memiliki ilmu pengetahuan, akhlak, integritas dan kepedulian terhadap bangsa serta daerah.
Kehadiran jajaran pimpinan Jawa Timur dan Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan wisuda tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pesantren dan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia serta daerah yang lebih maju dan sejahtera.












