Sedekah Bumi Desa Gunungan Dawarblandong Meriah, Ludruk Karya Baru Mojokerto Hadirkan Warisan Budaya Jawa Timur

oleh
banner 468x60

MOJOKERTO –18/7/2026 Suasana penuh kebudayaan dan kebersamaan menyelimuti Dusun Talunsudo, Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Pada tanggal 18 Juli 2026, Pemerintah Desa Gunungan menggelar kegiatan rutin tahunan Sedekah Bumi sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan berkah serta menjaga kelestarian tradisi leluhur.

Acara budaya tersebut dimeriahkan dengan penampilan Ludruk Karya Baru Mojokerto, salah satu kesenian teater tradisional Jawa Timur yang hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat.

banner 336x280

Kehadiran ludruk memberikan hiburan sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal melalui seni pertunjukan yang sarat pesan moral dan kehidupan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Kirab Tumpeng dan Tayub yang berlangsung siang hari di kawasan LKS Sentono Sumur Gede. Kirab tumpeng menjadi simbol ungkapan syukur masyarakat, sedangkan pagelaran Tayub menjadi bagian dari tradisi budaya Jawa yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kepala Desa Gunungan, Sadi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, menyampaikan bahwa kegiatan Sedekah Bumi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Tradisi Sedekah Bumi harus terus dijaga agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai budaya daerah. Ini merupakan warisan para leluhur yang memiliki nilai kebersamaan dan gotong royong,” ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan budaya ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Permata Production, Vred Sarothe, serta dukungan dokumentasi melalui Live Streaming Permata Shooting dan Gadis Lighting, sehingga kemeriahan acara dapat disaksikan oleh masyarakat luas.
Melalui kegiatan Sedekah Bumi, Desa Gunungan Dawarblandong kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan seni tradisi dan budaya Jawa Timur.

Pagelaran ludruk, kirab tumpeng, serta Tayub menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap hidup dan memiliki tempat di tengah perkembangan zaman.

Jeky Ridwan – target-24jam.com

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.