Kodim 1002/HST Gelar PSJM Han Mars 10 Km, Uji Kesiapan Fisik Prajurit

0
IMG-20260212-WA0014

BARABAI – Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah melaksanakan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) dengan materi Ketahanan Mars (Han Mars) sejauh 10 kilometer di seputaran Kota Barabai, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh prajurit jajaran Kodim 1002/HST sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengukuran kesiapan fisik personel dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan.

Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra melalui Perwira Seksi Operasi Kodim 1002/HST Letda Inf Riyanto menyampaikan bahwa kesiapan satuan komando kewilayahan sangat ditentukan oleh kesiapan setiap prajuritnya.

“Kesiapan satuan Kodim 1002/HST dalam melaksanakan tugas pokok sangat ditentukan oleh kesiapan personel. Salah satu aspek yang harus terus dibina adalah kesiapan jasmani militer prajurit,” ujarnya.

Ia menambahkan, tugas satuan komando kewilayahan saat ini semakin kompleks, seiring dengan dinamika dan perkembangan situasi di masyarakat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, setiap prajurit dituntut memiliki kesiapan mental, fisik, serta pengetahuan yang optimal, disertai dengan penguasaan wilayah dan pemahaman terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat yang berkaitan dengan tugas pokok satuan.

“Melalui PSJM ini, diharapkan kemampuan teknis teritorial perorangan maupun satuan di satkowil dapat terus terpelihara dan meningkat, sehingga mampu diaplikasikan secara optimal dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” pungkasnya.
(pen1002hst).

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may have missed

*Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center* *JAKARTA* – Polri menggelar kegiatan bertajuk “Konsolidasi Asesor Assessment Center Polri Tahun 2026” di Hotel Grand Sahid Jaya, Kamis (12/2/2026). Mengusung tema “Penguatan Assessment Center Polri sebagai Komponen Utama dalam Pembinaan Karier untuk Mewujudkan SDM yang Unggul”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi para penguji kompetensi di seluruh Indonesia. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Pembinaan Karier SSDM Polri, Brigjen Pol Langgeng Purnomo mewakili Asisten Kapolri bidang SDM. Dalam sambutan As sdm kapolri yang dibacakan Brigjen Langgeng, As SDM menekankan Polri terus mematangkan langkah transformasi reformasi menuju organisasi yang modern dan profesional melalui tata kelola personel yang lebih transparan dan akuntabel. “Penguatan sistem meritokrasi melalui assessment center yang multi-tools dan multi-assessor untuk pembinaan karier anggota Polri agar terpilih personel Polri yang berintegritas dan berkompeten di tengah dinamika tantangan global yang kian kompleks”. Jelas Brigjen Langgeng. Sebagai instrumen vital dalam mewujudkan transformasi tersebut, Polri mengoptimalkan peran Assessment Center. Fasilitas ini menjadi “filter” strategis untuk mengukur kompetensi manajerial para calon pemimpin Polri di berbagai tingkatan. Melalui metodologi yang saintifik dan objektif, Assessment Center memastikan bahwa setiap jabatan diemban oleh personel yang tepat (right man on the right place), sekaligus menghapus stigma subjektivitas dalam jenjang karier kepolisian. “Tahun ini Polri memperkuat meritokrasi pembinaan karier melalui Assessment Center, sehingga konsolidasi ini diperlukan untuk analisa evaluasi perbaikan ke depan yang lebih baik. Visi besar kami adalah mewujudkan SDM unggul tidak hanya bagi internal Polri, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Langgeng. Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber eksternal dari Perkumpulan Assessment Center Indonesia untuk memberikan perspektif profesional mengenai standar penilaian terkini. Hadir pula Kabagpenkompeten, Karo SDM Polda jajaran dan seluruh assessor Polri baik secara fisik maupun daring. Sejak dirintis pada tahun 2009, Assessment Center Polri telah menunjukkan lompatan besar. Hingga tahun 2025, Polri tercatat memiliki 1.763 asesor yang tersebar di seluruh tanah air. Capaian ini diperkuat dengan Akreditasi “A” dari BKN, sertifikasi internasional ISO 9001:2015, hingga deretan Rekor MURI untuk kategori pelatihan asesor dan jumlah asesi terbanyak dalam 15 tahun. Kepercayaan lembaga di luar Polri pun meningkat, jika pada 2021 hanya terdapat 18 instansi mitra, pada tahun 2025 jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 50 instansi dengan total lebih dari 2.500 asesi eksternal. Sebagai bentuk apresiasi, dalam acara ini juga diberikan penghargaan kepada Polda-polda berprestasi yang mampu menjaga kualitas penilaian, baik di lingkup internal maupun layanan eksternal. “Assessment Center Polri berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem, menguatkan metodologi dan menjaga integritas dalam setiap proses asesmen guna melahirkan kader-kader pimpinan bangsa yang unggul, berintegritas dan profesional demi masa depan Indonesia,” tutup Langgeng.