Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Pemuda Lewat Penguatan Nilai Bela Negara

Oplus_131072
Mojokerto, 14 November 2025 — Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan pentingnya pembentukan karakter generasi muda melalui penguatan nilai-nilai bela negara. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Bela Negara 2025 bagi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Mojokerto yang digelar di Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Jumat (14/11).
Di hadapan para peserta, Ika Puspitasari—yang akrab disapa Ning Ita—menyampaikan bahwa para pemuda merupakan calon pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini, baik dari sisi kompetensi maupun karakter kebangsaan.
> “Para pemimpin di negeri ini tidak akan selamanya memimpin, tapi perjalanan bangsa tidak berhenti. Estafetnya ada di tangan kalian,” ujarnya.
Ning Ita menjelaskan, penguatan nilai bela negara harus tercermin dalam seluruh lini pembangunan, mulai dari agenda nasional Asta Cita Presiden, program Nawa Bhakti Satya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga Panca Cita Kota Mojokerto. Seluruh kerangka pembangunan tersebut, katanya, membutuhkan generasi muda yang memiliki integritas, jiwa nasionalisme, dan semangat menjaga persatuan.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan narasumber dari Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kota Mojokerto. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait karakter kebangsaan, cinta tanah air, dan ketangguhan moral dalam menghadapi perkembangan zaman.
Lebih jauh, Ning Ita mengingatkan bahwa para generasi muda akan memasuki lingkungan yang lebih plural saat melanjutkan pendidikan tinggi maupun memasuki dunia kerja. Menurutnya, keberagaman harus dilihat sebagai kekuatan bangsa jika ditopang karakter bela negara yang kuat.
> “Kalau karakter bela negara kuat, keberagaman jadi kekuatan. Kalau lemah, bisa menjadi ancaman perpecahan,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Ning Ita menyampaikan harapannya agar para Purna Paskibraka mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam disiplin, kepedulian sosial, maupun kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
> “Saya optimis kalian akan menjadi pemimpin hebat yang melanjutkan pembangunan Mojokerto dan Indonesia,” tutupnya.(jekyridwan)
