Pasuruan Ksara Jawa Kerennn! Galeri Aksara Jawa Resmi Dibuka, Meriahkan Pendopo Air Panas Kepulungan

Oplus_131072
Pasuruan, 3 Agustus 2025 – Komitmen Pasopati Cakra Nusantara dalam mengutamakan pemajuan kebudayaan tak sekadar wacana. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya Grand Opening Galeri Papan Panggonan Serba Aksara Jawa dan Pitutur, yang digelar penuh kemeriahan di Pendopo Air Panas Kepulungan, Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Mengusung tajuk “Pasuruan Ksara Jawa Kerennn!”, acara ini memikat hati para pengunjung dengan beragam karya seni yang memanfaatkan media tak biasa—mulai dari batu, kayu, kerang, kaca, logam, buah labu, hingga kaos—semua ditulis menggunakan Aksara Jawa dan sarat pitutur bijak yang mengandung makna filosofis dan edukatif.
Karya-karya tersebut bukan hanya untuk dipandang, tetapi juga memiliki fungsi, seperti tempat dupa, hiasan dinding, pajangan interior, hingga pakaian unik bermuatan budaya. Tak heran, pengunjung tampak betah menyusuri tiap sudut pameran yang penuh kreativitas dan nuansa budaya Jawa yang kental.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pasopati Cakra Nusantara, Kanjeng Pangeran Arya Senopati Ki Bagus Mpu Batu, menegaskan bahwa galeri ini menjadi bentuk nyata pemajuan kebudayaan yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Produk-produk aksara Jawa yang dipamerkan nantinya akan dipasarkan ke seluruh wilayah Jawa Timur, dengan Kabupaten Pasuruan sebagai pusat gerakannya.
Turut hadir dalam acara pembukaan, Kapolsek Kepulungan yang diwakili Bapak Laksmono, Koramil Kepulungan yang diwakili Bapak Ari, serta Lurah Kepulungan, Bapak Didik Hartono, yang menyatakan dukungan penuh terhadap program budaya ini. Doa pembuka dilantunkan oleh Jro Mangku Putu dan Nyai Ngatina, menambah kesakralan momen pembukaan.
Tak hanya pameran, kegiatan semakin semarak dengan program menulis indah Aksara Jawa Carakan, di mana para pengunjung diberi kesempatan menulis nama mereka dalam Aksara Jawa, lengkap dengan pigura gratis. Antusiasme tinggi terlihat saat para peserta dibimbing secara langsung oleh tim kreatif seperti Mbak Zaenab, Mas Nanang Gegandring, dan Bagus Mpu Batu.
Sebagai penutup, pada pukul 15.00 WIB, pertunjukan seni Bantengan oleh grup Putro Maheso Lawu berhasil memukau penonton dan membawa suasana menjadi lebih hidup. Energi budaya yang kuat terasa memenuhi udara, membuktikan bahwa kebudayaan Jawa tak hanya dilestarikan, tetapi juga terus dikembangkan dengan cara yang kreatif dan membanggakan.
Galeri ini bukan hanya ruang pameran, tetapi juga ruang pertemuan, edukasi, dan penggerak ekonomi kreatif yang menjadikan Aksara Jawa semakin keren dan relevan di mata generasi muda.
Pasuruan Ksara Jawa Kerennn! menjadi bukti bahwa budaya adalah kekuatan. Dan Pasopati Cakra Nusantara telah memulainya—dengan semangat, karya, dan harapan.
—
Editor:Ridwan
