Sedèrmo Wayang: Di Balik Langkah Manusia, Ada Titah Gusti

0
Oplus_131072

Oplus_131072

 

Wonogiri, 8 Agustus 2025 – Dalam gemuruh dunia yang tak pernah hening, di tengah derasnya arus ambisi dan kejaran prestasi, ada satu sosok yang memilih diam, tunduk, dan berjalan perlahan sesuai arah yang diyakini datang dari Langit.

BACA JUGA  Irwasum Polri Buka Taklimat Awal Audit Kinerja di Polda Kalteng, Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas

Sederhana di lereng Pegunungan Seribu, yang menjadi inspirasi banyak warga desanya karena satu kalimat yang selalu ia ucapkan dalam tiap perbincangan:
“Kulo namung sedèrmo titah Gusti, ingkang paring lampah. Kulo namung sedèrmo wayang.”
(“Saya hanyalah sebatas titah Tuhan yang diberi jalan. Saya hanyalah sebatas wayang.”)

BACA JUGA  Sentuhan Emas Babinsa: Serda Heri Koramil Robatal Menaikkan Pasir, Menyentuh Hati Warga

Baginya, hidup bukan tentang menjadi besar, bukan tentang dikenal dunia, melainkan tentang menjalani peran. Seperti wayang yang hanya akan bergerak jika digerakkan oleh dalang, Sumarwan percaya bahwa manusia hanya menjalani skenario agung Sang Pencipta.

BACA JUGA  Pj. Bupati OKI Pimpin Penanaman Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

> “Kita seringkali gumun, protes, bahkan sombong. Padahal kita ini hanya sedèrmo wayang. Ana sing nggerakké, ana sing ndalang,” ujarnya sambil menata

Editor: Rid

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *