Tabalong – Dalam upaya mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar Temu Teknis Penyuluhan Pertanian se-Kabupaten Tabalong pada Selasa (29/07/2025), bertempat di Taman Agri Park Tanjung, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat terkait, antara lain Bupati Tabalong Ir. H. Muhammad Noor Rifani, S.H., S.T., M.T., Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf Budi Sanjaya Galih, S.A.P., M.I.P., Pj. Swasembada Pangan Kalsel sekaligus Sesditjen PSP Kementerian Pertanian RI Mulyono, S.P., M.M., serta Kepala BRMP Kalsel/Pj. Swasembada Pangan Tabalong Dr. Ahmad Subhan. Turut hadir pula perwakilan dari Polres Tabalong, Kejaksaan, dan para penyuluh pertanian dari seluruh kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Tabalong menegaskan bahwa peran penyuluh sangat vital dalam keberhasilan program swasembada pangan. Mereka adalah ujung tombak di lapangan yang langsung membina dan mendampingi para petani agar produksi pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Tanpa dukungan dan kerja keras para penyuluh, mustahil program swasembada pangan dapat tercapai secara optimal,” ungkap Bupati.
Ia juga menyebut bahwa Tabalong memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, dan kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas penyuluh, mempererat koordinasi, serta mendorong inovasi di lapangan.
Bupati turut memberikan apresiasi atas dedikasi para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang telah mengawal berbagai program strategis, seperti perluasan tambah tanam, optimalisasi lahan rawa, pencetakan sawah rakyat, penguatan brigade pangan, hingga penanaman padi gogo.
Sementara itu, Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf Budi Sanjaya Galih, S.A.P., M.I.P. menyampaikan bahwa TNI melalui peran para Babinsa selalu siap bersinergi dengan penyuluh pertanian serta pemerintah daerah dalam mendampingi petani di lapangan.
“TNI akan terus hadir di tengah masyarakat melalui Babinsa, membantu upaya pendampingan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penyuluh pertanian di Tabalong semakin solid, profesional, dan adaptif terhadap dinamika pertanian modern. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan masa depan.(Pendim 1008/Tbg)