Home / Uncategorized

Kamis, 10 April 2025 - 18:37 WIB

Delegasi Polri Hadiri Pertemuan ASEAN SOMTC Working Group on Arms Smuggling di Kamboja

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Sihanoukville, Kamboja – Pada tanggal 8 April 2025, delegasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dipimpin oleh Kadivhubinter Polri, Irjen Pol Dr. Krishna Murti, S.I.K., M.Si., bersama Brigjen Pol Dodied Prasetyo Aji, S.I.K., M.H., mengikuti pertemuan ASEAN SOMTC Working Group on Arms Smuggling (WG on AS) ke-7. Pertemuan ini berlangsung di Sihanoukville, Kamboja, dan bertujuan untuk membahas langkah strategis serta memperkuat kerja sama dalam upaya menanggulangi penyelundupan senjata di kawasan Asia Tenggara.

“Penyelundupan senjata di kawasan Asia Tenggara adalah masalah yang kompleks, mengingat tantangan geografis yang berbeda antar negara anggota ASEAN, baik dari sisi perbatasan darat maupun maritim. Hal ini membuka potensi jalur penyelundupan yang sulit untuk diatasi tanpa adanya kerja sama yang erat antar negara,” ujar Krishna Murti dalam sambutannya.

Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh Negara Anggota ASEAN, ASEAN Sekretariat, serta Organisasi Internasional seperti UNRCPD dan NISEA, dan Timor Leste sebagai observer. Diskusi juga mencakup berbagai isu penting, termasuk perbedaan kapasitas aparat penegak hukum di beberapa negara ASEAN dalam menangani masalah penyelundupan senjata.

Sebagai bagian dari komitmen ASEAN, delegasi Indonesia turut menyampaikan langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk memperkuat kerjasama antar negara. Rekomendasi yang disampaikan termasuk mempercepat pertukaran informasi antara aparat penegak hukum, harmonisasi regulasi senjata, serta penguatan pengawasan terhadap distribusi senjata api.

“Penting untuk memperketat pengawasan penjualan dan distribusi senjata api, serta memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan. Kami juga mendorong pemberdayaan BTNCLO yang sudah diterapkan di 13 Polda perbatasan untuk memastikan sistem pelaporan yang terpusat dan terpadu dalam memberantas penyelundupan senjata,” kata Krishna Murti.

Selain itu, para peserta juga menyepakati pentingnya penyusunan draft *Arms Smuggling Component of the Work Programme 2026-2028*, yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan penyelundupan senjata di masa depan.

Hasil dari pertemuan ini akan dilaporkan pada pertemuan SOMTC ke-25 yang akan diselenggarakan pada 23-27 Juni 2025 di Putra Jaya, Malaysia. Selanjutnya, rekomendasi ini akan diadopsi dalam pertemuan AMMTC ke-19 pada 8 hingga 12 September 2025 di Malaka, Malaysia, yang akan dihadiri oleh Kapolri selaku AMMTC leader Indonesia.(jekyridwan)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Cooling System Polda Jatim Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Doa Bersama Untuk Pilkada Jatim Damai

BERITA UTAMA

Sertijab Kajari Belawan Nusirwan Sahrul, SH, MH Kepada Pejabat Baru Samiaji Zakaria .SH ,. MH Di Aula Kejatisu

Uncategorized

Dukung Asta Cita Polres Ponorogo Gelorakan Swasembada Pangan

BERITA UTAMA

Tanggapan Serta Upaya Laskar Merah Putih Dan Pemuda Pancasila Kabupaten Bangka Terhadap Polemik Alur Muara Air Kantung

Uncategorized

Pimpinan Redaksi Media Bersatu di Rolak 9: Indahnya Kolaborasi dan Tukar Pendapat

BERITA UTAMA

Warga Mulai Rasakan Manfaat Perbaikan Jembatan TMMD ke-125 Kodim 1007/Banjarmasin

BERITA UTAMA

Aksi Sosial Bagikan Tas Sekolah untuk Anak Kurang Mampu

BERITA UTAMA

JELAJAH NEGERI UNTUK ANAK BANGSA, GSI BARENG PEMDES BERBEK DAN BNN SIDOARJO SOSIALISASI P4GN